Kalau anda pernah
menonton salah satu film fiksi yang berjudul “superman” atau jikalau anda
adalah salah satu pengagum berat film ini, anda pasti tahu bahwa dalam film ini
aktor atau pemeran utamanya dalam kesehariannya memakai kacamata. Terlepas
kacamata yang dipakainya itu minus atau tidak itu bukan jadi masalah. Seringkali
di masyarakat kita terdapat semacam anggapan atau stigma terhadap suatu kelompok
orang yang belum tentu sepenuhnya anggapan tersebut benar akan tetapi citra
dari anggapan tersebut bisa jadi nampak kuat karena hal tersebut memang sering
dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Inilah salah satu
stereotipe yang kerap hadir di tengah-tengah kehidupan kita, bahwasanya orang
yang memakai kacamata minus sering dianggap mempunyai kecerdasan lebih
dibandingkan dengan orang yang tidak berkacamata minus. Namun hal tersebut
tidak selalu bisa dijadikan ukuran bahwa orang berkacamata minus itu adalah
orang yang memiliki kecerdasan lebih. Jika kita mau berpikir sejenak, mungkin
saja dengan memakai kacamata minus, orang tersebut bisa jadi lebih terlihat
sebagai orang yang mempunyai kecerdasan lebih.
Tapi jelasnya, yang
namanya stereotype itu kita boleh percaya boleh juga tidak. Tergantung bagaimana
kita menyikapi hal tersebut saja. Jadi lebih baik diambil yang positif sementara
yang negatif kita tinggalkan saja.